Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan memimpin langsung verifikasi faktual dan wawancara calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar periode 2026–2031 sebagai upaya memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan akuntabe
witanews.com – Proses Verifikasi Faktual dan Wawancara Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Takalar Periode 2026–2031 resmi dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Sulawesi Selatan, Hj. Saidah Sakwan, MA, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar yang diharapkan mampu melahirkan figur-figur terbaik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah.
Dalam sambutannya, Hj. Saidah Sakwan menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Karena itu, pimpinan BAZNAS di setiap daerah harus memiliki kapasitas, integritas, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
“Pimpinan BAZNAS adalah penerima distribusi kewenangan dalam pengelolaan zakat. Amanat mengelola zakat merupakan amanat yang diberikan oleh risalah kenabian kepada ulil amri, yang dalam konteks pemerintahan diwujudkan melalui gubernur dan bupati. Karena itu, tidak boleh sembarang orang memungut dan mengelola zakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan komitmen BAZNAS RI untuk terus memperkuat kelembagaan BAZNAS di seluruh daerah agar mampu menjalankan fungsi penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, serta akuntabel.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang memiliki visi kuat dan mampu membawa BAZNAS Takalar menjadi lembaga yang semakin maju dan berdaya saing.
“Diharapkan yang terpilih adalah figur yang mampu membawa BAZNAS Takalar menjadi salah satu BAZNAS terbaik di Sulawesi Selatan serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki sinkronisasi program dan tujuan bersama dalam membangun Kabupaten Takalar yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Bupati.
Bupati Daeng Manye juga menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam mendukung program pembangunan keagamaan daerah. Salah satunya melalui penguatan literasi Al-Qur’an dan peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an bagi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.
Melalui proses verifikasi faktual dan wawancara ini, diharapkan akan terpilih jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar yang mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, serta memperkuat kontribusi BAZNAS dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan umat
(Tilla)
