TAKALAR,witanews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Takalar di kancah nasional. Ananda Arya Putra Bintara, santri PPTQ Al Imam Al Jazary Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, berhasil meraih Juara I Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 5 Juz tingkat SLTP/MTs pada ajang Sunan Drajat International Festival yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur.
Prestasi gemilang tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar PPTQ Al Imam Al Jazary, masyarakat Kecamatan Mangarabombang, serta Kabupaten Takalar secara umum. Keberhasilan Arya menunjukkan bahwa putra-putri daerah Takalar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional melalui kecintaan dan kesungguhan dalam menjaga Al-Qur’an.
Arya Putra Bintara yang merupakan putra asli Takalar saat ini menimba ilmu dan menghafal Al-Qur’an di PPTQ Al Imam Al Jazary Mangadu di bawah asuhan Muh. Humaedi Hatta. Ketekunan, disiplin, serta semangatnya dalam menghafal Al-Qur’an akhirnya berbuah manis dengan meraih gelar juara pada ajang bergengsi tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan atas capaian yang membanggakan itu, Pemerintah Kecamatan Mangarabombang melalui Camat Mappaturung Daeng Muntu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Arya Putra Bintara.
Menurutnya, prestasi yang diraih Arya bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga dan pesantren, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Takalar. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan mencintai Al-Qur’an.
“Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak Takalar memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah di berbagai bidang, khususnya dalam syiar dan pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an. Semoga ananda Arya terus istiqamah menjaga hafalannya dan menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan agama, bangsa, dan daerah,” ujarnya.
Keberhasilan Arya Putra Bintara juga menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat.
Semangat dan ketekunan Arya dalam menghafal Al-Qur’an menjadi teladan bagi generasi muda Takalar. Sebab, di balik setiap prestasi besar, selalu ada proses panjang, doa, serta kerja keras yang dijalani dengan penuh keikhlasan.
“Menghafal Al-Qur’an adalah kemuliaan, dan prestasi adalah buah dari ketekunan.”
Selamat dan sukses untuk Ananda Arya Putra Bintara. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih tinggi dan membawa keberkahan bagi keluarga, pesantren, serta Kabupaten Takalar.
