Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengajak masyarakat untuk menikmati keindahan Punaga Beach, destinasi wisata unggulan Kabupaten Takalar yang menyimpan pesona alam luar biasa sekaligus menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Witanews.com – Hamparan laut biru, gugusan batu karang alami, serta panorama matahari terbenam yang memukau menjadikan Punaga Beach sebagai salah satu anugerah alam terbaik yang dimiliki Kabupaten Takalar. Keindahan itu pula yang mengundang kekaguman Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye saat mengunjungi destinasi wisata tersebut dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan Laikang, Kamis (4/6/2026).
Berdiri di tepi pantai dengan hembusan angin laut yang sejuk, Daeng Manye memandang Punaga bukan sekadar tempat wisata. Baginya, kawasan ini adalah aset berharga yang menyimpan harapan besar bagi masa depan masyarakat setempat.
Menurutnya, Punaga Beach memiliki daya tarik yang luar biasa dan layak menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Sulawesi Selatan. Keindahan alam yang masih terjaga dipadukan dengan keramahan masyarakat menjadi kekuatan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.
“Saat ini saya berada di Punaga Beach. Ini adalah salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Takalar. Keindahan alamnya luar biasa dan saya kira tidak kalah dengan tempat-tempat wisata lainnya,” ujar Daeng Manye.
Ia pun mengajak masyarakat untuk datang dan merasakan langsung pesona Punaga Beach, mulai dari keindahan pantainya, batu-batu karang yang eksotis, hingga pemandangan matahari terbenam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Bagi Daeng Manye, pengembangan sektor pariwisata bukan hanya tentang menghadirkan tempat rekreasi yang menarik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang tumbuhnya usaha masyarakat, mulai dari kuliner, penginapan, jasa wisata hingga produk-produk UMKM lokal.
Sementara itu, Kepala Desa Punaga, M. Syarifuddin, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap perkembangan destinasi wisata di wilayahnya. Ia optimistis masa depan Punaga akan semakin cerah setelah ditetapkan sebagai Desa Wisata.
“Insya Allah, dengan dinobatkannya Desa Punaga sebagai Desa Wisata, kami semakin termotivasi untuk terus berbenah. Mari kita bersama-sama berdoa agar pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju kawasan wisata, dapat semakin baik sehingga mampu menunjang kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga untuk terus menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan sebagai modal utama pengembangan wisata berkelanjutan.
“Kalau alam ini kita jaga bersama, maka manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat. Wisata yang bersih dan nyaman akan membuat pengunjung datang kembali dan menceritakan keindahan Punaga kepada orang lain,” katanya.
Di tengah semangat pembangunan yang terus bergerak, Punaga Beach kini tidak hanya menjadi tempat menikmati keindahan alam. Lebih dari itu, kawasan ini telah menjadi simbol harapan masyarakat pesisir yang ingin melihat daerahnya tumbuh, berkembang, dan dikenal lebih luas.
Dengan pesona alam yang dimiliki serta dukungan pemerintah dan masyarakat, Punaga Beach perlahan menjelma menjadi permata wisata di ujung selatan Sulawesi, yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyimpan mimpi dan harapan bagi generasi yang akan datang.
“Ayo ke Punaga Beach. Mari menikmati keindahan alam Takalar sekaligus mendukung kemajuan pariwisata daerah kita,” ajak Daeng Manye.
(Tilla)
