Peringati Harkitnas ke-118, Bupati Takalar Tegaskan Komitmen Pendidikan Bersih dan Transparan

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 sekaligus penandatanganan komitmen bersama SPMB 2026 yang transparan dan bebas KKN

 

Witanews.com – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Rabu (20/5/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Takalar Muhammad Hasbi, pimpinan OPD, anggota TNI-Polri, kepala sekolah, camat, hingga staf lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Dalam amanatnya, Daeng Manye mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas dan persatuan. Ia menilai semangat perjuangan para pendiri bangsa harus terus menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan masa kini.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia, penguatan literasi digital, dan pembangunan inklusif harus terus diperkuat secara bersama-sama.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan masa kini,” ujar Daeng Manye.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dalam mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Bupati Takalar kemudian bergeser menuju dinding Gedung Kantor Bupati Takalar sebelah utara bersama sejumlah pejabat yang akan melakukan penandatanganan komitmen tersebut.

Terlihat Mohammad Firdaus Daeng Manye mengenakan jas hitam, kopiah hitam, dan dasi merah saat memimpin prosesi pembacaan komitmen bersama di hadapan seluruh peserta upacara.

Dalam pembacaan itu ditegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun 2026 harus berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Komitmen tersebut juga memuat penegasan agar seluruh pihak tidak menyalahgunakan kewenangan dalam setiap tahapan pelaksanaan penerimaan murid baru. Selain itu, seluruh pihak diminta menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam bentuk apa pun.

Komitmen bersama itu juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data dan informasi dalam pelaksanaan SPMB serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila ditemukan pelanggaran.

“Ini untuk menjaminkan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru berjalan dengan baik. Terima kasih,” ujar Daeng Manye saat menutup pembacaan komitmen bersama.

Penandatanganan komitmen dilakukan oleh Bupati Takalar bersama Ketua DPRD Takalar, Dandim 1426 Takalar, Kapolres Takalar, Kajari Takalar, Ketua Pengadilan Negeri Takalar, Dinas Pendidikan, Kemenag Takalar, Disdukcapil Takalar, Disparpora Takalar, Koordinator Wilayah, pengurus MKKS, hingga Ketua KKKS.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan pengawasan bersama agar pelaksanaan SPMB Tahun 2026 berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh masyarakat.

(*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*