TAKALAR ,Witanews.com – Kepedulian terhadap masyarakat menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan. Sebanyak 31 anak dari 13 desa di Kecamatan Galesong Selatan mengikuti sunatan massal yang digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial pada Jumat (17/7/2026) di kawasan wisata Pantai Mangindara.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan kesehatan anak, sunatan massal juga dinilai mampu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan biaya.
Salah seorang orang tua peserta, Daeng Nojeng, mengaku sangat bersyukur atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program sunatan massal memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kalau kami membawa anak sunat sendiri, biayanya bisa mencapai sekitar Rp1 juta sampai Rp1,5 juta untuk satu anak. Dengan adanya sunatan massal ini, kami sangat terbantu,” ungkapnya.
Kegiatan sosial ini merupakan salah satu agenda utama dalam Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan yang diinisiasi oleh Camat Galesong Selatan, Nurhidayat Abdullah, S.St.Pi., Daeng Massuro. Selain sunatan massal, kegiatan juga dirangkaikan dengan donor darah, aksi bersih pantai, dan talkshow inspiratif yang diikuti ratusan pemuda.
Nurhidayat mengatakan, pelaksanaan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemuda kepada masyarakat, sekaligus tindak lanjut dari arahan Bupati Takalar agar setiap kegiatan kepemudaan mampu memberikan dampak langsung bagi warga.
“Sesuai arahan Bapak Bupati Takalar, bagaimana pemuda itu tidak hanya berkegiatan untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu berkontribusi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, melalui Kemah Inspirasi ini kami menghadirkan sunatan massal dan berbagai aksi sosial lainnya agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Nurhidayat.
Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para pemuda dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, pemuda merupakan aset pembangunan yang harus mampu menjadi pelopor perubahan, bukan hanya melalui ide dan gagasan, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial ini, Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan tidak hanya menjadi ajang pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh warga.
